17 Ramadhan 1444 H

 17 Ramadhan 1444 H

==================

FKA Sabtu 8 04 2023

Ust. H.M. Sholahuddin A.W 

==================

- Mudah-mudahan perjalanan hidup kita ini , Allah berkenan membimbing kita lewat Al Qur'an yang kita pelajari. Saat Ramadhan ini kita bukan hanya mendapatkan Petunjuk Al-Qur’an, tapi juga Penjelasan-penjelasan dari petunjuk yang ada dalam Al Qur'an ini dan selepas dari Ramadhan ini  mudah-mudahan hati kita betul-betul mendapatkan Furqon , yaitu mampu lebih mendeteksi mana yang baik dan buruk.

- Mudah-mudahan masing-masing dari kita bisa merasakan ayat-ayat itu dirumah, kemudian ketika kita berada disini, di zoom ini, kita bisa  sampaikan ketidakpahaman atau mungkin punya pemahaman lain dari ayat yang dibaca. Mari kita bersinergi dalam mendapatkan pemahaman isi Al-Qur’an.

=================

1. Mari kita lihat kembali Surat Al Fatihah. 

Melalui surat ini kita meminta kepada Allah :

"Ihdinashirootolmustaqiim". Beri kami petunjuk, beri kami hudan ke arah jalan yang akan kami lewati, jalan yang lurus, jalan yang cepat sampai ke tujuan. Jalan untuk kami melangkah ke depan melewati kehidupan ini. 

2. Allah membeikan penjelasan bahwa Jalan yang akan kita lewati itu secara kongkrit adalah :

- jalan yang dilewati oleh orang-orang yang Allah telah beri nikmat pada mereka. 

- Bukan jalan yang dilewati oleh orang-orang yang Allah murkai

- dan bukan jalan orang-orang yang sesat

Saat kita melalui jalan orang-orang yang diberi nikmat ini, tentu kita akan berjumpa dengan orang-orang yang dimurkai termasuk juga orang yang sesat, tapi kita akan semakin jelas mana yang harus kita ikuti dan mana yang harus kita hindari.

Untuk membuat kita lebih banyak melalui jalan orang-orang yang diberi nikmat ini maka kita harus merasakan Allah bicara apa di surat berikutnya.

3. Kemudian di awal Surat Al-Baqarah, Allah mengingatkan bahwa petunjuk yang kita minta itu ada di dalam kitab Al-Qur’an yang berjumlah 6.236 ayat. Semua ayat-ayat itulah yang merupakan petunjuk. Harus dipelajari semuanya jika ingin mendapatkan petunjuk. Syarat untuk mudah mempelajari isinya adalah tidak ada rasa ragu terhadap semua ayat itu. Semua ayat itu pasti berguna untuk kehidupan di dunia ini.

4. Setelah kita berusaha terus untuk mempelajari isinya, kita punya kewajiban untuk mengajak sahabat-sahabat kita dimanapun untuk mau mempelajarinya.

Jadi ketika kita tidak mau membaca seluruh Qur'an, maka ucapan kita ihdinashirotplmustaqiim jadi tidak ada gunanya.

Baca itu terus tapi tidak mau belajar Quran, darimana kita dapatkan petunjuk?

Ketika Kita hanya datang ke pengajian, kita hanya dapat cuilan2 kecil dari isi Al-Qur’an. Sebagai Muslim seharusnya kita malu jika kita tidak paham isi Al-Qur’an. 

==============

Al Baqoroh ayat 2-5

5. Apa yang akan terjadi pada diri seorang muslim jika mau memahami isi Al-Quran. Ayat 3 dan 4 menjelaskan tentang adanya perkembangan pada hal-hal berikut ini :

a. Percaya kepada yang ghoib (terrutama kepada Allah)

b. Pelaksanaan sholat

c. Infaq

d. Iman kepada apa yang Allah berikan kepada nabi Muhammad (seperti Quran) dan kepada apa yang diturunkan kepada nabi-nabi terdahulu.

e. Iman kepada hari akhir,

Kelima hal di atas akan berkembang karena mempelajari isi Al-Qur’an. Orang-orang seperti inilah yang mendapatkan petunjuk. Orang-orang  seperti inilah orang yang beruntung.

Mereka ini adalah model kelompok pertama. Mereka ini merespon positip terhadap AL-Qur’an yang disosorkan kepada mereka.

============

Al Baqoroh ayat 6

6. Pada ayat ini, Allah menjelaskan tentang Kelompok orang kedua. Yaitu orang-orang yang merespon negatip saat mereka disodori Al-Qur’an. Mereka kafir terhadap AL-Qur’an. Mereka tak mau melirik Al-Qur’an walau mereka tahu bahwa Al-Qur’an itu datang dari Allah.

Pada ayat berikutnya Allah menjelaskan bahwa orang yang kafir terhadap Al-Qur'an, Allah secara otomtasi mengunci hatinya. Artinya, sistem Allah, secara otomatis menutup dia dari kebenaran. 

===============

7. Pada Surat Al Baqoroh ayat 8. Allah menjelaskan Kelompok ketiga. Yaitu orang yang ogah-ogahan terhadap Al-Qur’an. Orang ini dengan enjoy nya mengatakan ,"Saya cukup beriman kepada Allah dan Hari Akhir" 

Lalu Allah tegur, " Kenapa kok bisa begitu?, kenapa kok hanya beriman kepada Allah dan hari akhir. Bukankah di ayat 3 dan 4 Al Baqoroh , Aku sudah ingatkan kamu. Bahwa orang yang belajar Quran terus itu 5 hal diatas, kamu kok hanya 1 dan 5, itu tandanya kamu tidak belajar Qur'an 

============

Al Baqoroh ayat 16

8. Orang yang ogah-ogahan belajar isi Qur'an. Ia hanya enjoy mendapatkan pelajaran dari orang lain,  apa yang akan terjadi padanya? Orang ini akan mudah melakukan kemaksiatan. Ayat-ayat yang dia tahu, merupakan larangan untuk berbuat maksiat, dia akan buang untuk mendapatkan kesesatan. 

Allah cerita, orang ini membeli (menukar) kesesatan dengan petunjuk yang ia miliki. petunjuk yang ada disakunya dia buang untuk mendapatkan kemaksiyatan yang ditawarkan kepadanya. Orang seperti ini selamanya tidak akan mendapatkan pemahaman Al Qur'an.

Orang seperti ini, kata Allah, seperti orang yang berjalan di malam hari. Ia sadar bahwa ia butuh penerangan. Ia mempunyai korek api, namun ia menyalakan korek api itu hanya untuk mainan. Seharusnya ia perlu segera bergerak mencari kayu untuk ia jadikan sebagai obor untuk menerangi perjalanannya itu.

Saat ia menjadikan nyala korek api sebagai mainan. Yang terjadi adalah  Allah meniup api itu, Allah hilangkan cahaya api yang menyinari mereka. 

Allah katakan, "Malam yang ia akan lalui itu, malam yang ada kabut turun, gelap gulita, ada guruh guntur kilat. Setiap kali kilat itu menyinarinya, ia malah berjalan dibawah sinar itu. Orang ini sedikit aneh. Iaa tidak memperbesar api yang dia pegang, tapi malah pakai kilat yang membahayakannya. Padahal dia tahu korek api itu bisa diperbesar jadi obor yang akan menerani jalannya. 


Ibarat orang yang tahu  bahwa Al-Quran itu bagus  tapi ia tidak mau mempelajarinya dengan serius. Ia hanya datang ke pengajian. Sehingga tidak dapet banyak. Ia lebih senang mencari pegangan hidup dari yang ditawarkan oleh banyak orang. Apa yang Allah lakukan? Ilmu-ilmu Al-Qur’an yang ia miliki dibuang oleh Allah, seolah2 dia tidak tahu Quran sama sekali. Ini kesalahan dia , kenapa tidak mau belajar Quran.

Hidup sehari2 seperti berjalan dibawah sinar cahaya kilat, dia memakai hukum2 manusia, sementara hukum2 Tuhan dia hilangkan. Prinsip2 yg Allah berikakan, tidak dia pelajari

=========

Al Baqoroh ayat 26

9. Maka Allah ingatkan kita di ayat 26, bahwa isi Al-Qur’an itu sangat sederhn. Sebagaimana yang Allah jelaskan di ayat 26 ini. Allah tidak segan membuat nasehat-nasehat atau pelajaran yang dalam Al-Qur’an itu semisal “keadaan nyamuk yang sering kita tidak pedulikan”. Dimana nyamuk itu dalam kehidupan sehari-hari, sering tidak kita perhatikan. Kita anggap sepele. Quran itu hampir banyak berupa hal2 yang biasa2 dan sepele. 

Orang-orang yang beriman dia akan terus belajar tentang perumpamaan-perumpamaan  yang Allah sampaikan itu. Karena merek yakin isi Al-Qur’an itu pasti haq (benar), pasti benar. Allah tidak mungkin ngelindur menyampaikan sesuatu pada kita. 

Tapi orang kafir, yang tidak mau tahu tentang Al-Qur’an. Begitu diberi tahu tentang Al-Qur’an pasti ngomong, apa maksudnya Al-Qur’an ini? Ingat, banyak orang yang tersandung dengan Qur'an, gara2 dia nyepelekan Quran dia jadi tersesat sendiri.

Orang inilah yg disebut orang Fasik, orang yang sudah syahadat , dia rusak syahadat itu. Ia tidak serius menuhankan Allah. Kemudian ketika Allah meminta menghubungkan dirinya dengan Allah lewt mempelajari Al-Qur’an, ia tidak mau. Ia hanya nunggu ustadnya memberi tahu menjelaskan. Jika selalu menunggu orang lain membacakan isi Al-Qur’an, Sampai kapan dia bisa merasakan nasihat Allah? 


===========

Al Baqoroh ayat 28

10. Allah : " Saya itu telah berikan Al-Qur’an kepada kamu. Sebagai rasa sayang saya kepadamu agar kamu tidak tersesat. Mengapa kamu kafir terhadap Al-Qur’an?  Mengapa kamu tidak percaya kepadaku yang memberikan Al-Qur’an untuk kebaikanmu? 

Ingat kamu dulunya mati, tidak ada lho, saya yg menghidupkan kamu di dunia. Nanti kamu tahu kan kamu nanti mati? Dan saat di akherat, kamu saya hidupkan lagi dan kamu akan kembali kepadaku. Di tempat-Ku, ada surga dan neraka. Kamu mau kembali kepada-Ku untuk aku masukkan ke neraka? Kalo tidak mau  ya pahamilah, pelajari isi Qur'an.

Ingat saya yang menjadikan bumi itu untuk kamu. Ambillah, bahkan saya pergi ke langit 7 jauh dari bumi. Saya tidak ingin mengambil apa yang sudah saya berikan ke kamu, dan ketahuilah Saya Maha Mengetahui, Saya itu paling pinter (Aliiim), Apakah menurut kamu,  saya tidak berhak memberikan petunjuk / Qur'an ke kamu? 

Silakan semua untuk merenungkan ayat ayat yang telah kita pelajari dari awal Ramadhan :

a. Al-Fatihah ayat 1- 7

b. Al-Baqarah : 

- Kelompok Ayat 1 – 5, 

- Kelompok ayat 6 - 7, 

- Kelompok ayat 8 – 20

- Kelompok ayat 21 – 25

- Kelompok ayat 26 – 27

- Kelompok ayat 28 - 29

======================

11. *Tanya :*

Pada ayat 17 pada surat Al Baqarah , disebutkan bahwa perumpamaan mereka seperti orang menyalakan api. Apakah syahadat?

*Jawaban :* 

Mari kita lihat ayat 17 itu. Ada orang yang menyalakan api lalu api itu dipadamkan oleh Alllah. Apakah ini perlambang syahadat yang tidak diakui oleh Allah.

Pada ayat 19, Allah menjelaskan. Mereka itu sedang melakukan perjalanan di malam hari. Malam itu gelap karena kabut hitam turun. Maka mereka membutuhkan penerangan. 

Karena mereka membawa korek api, maka seharusnya mereka mencari kayu bakar. Lalu kayu bakar itu mereka nyalakan dengan api yang berasal dari korek api yang mereka bawa yang akan berfungsi sebagai obor. Selanjutnya mereka bisa berjalan dengan bantuan obor itu untuk menuju tujuan kahir mereka.

Sayangnya yang mereka lakukan bukan itu. Mereka menyalakan api hanya sekedar untuk mainan memuaskan hati mereka. Maka Allah mematikan api mereka. Itu.

Apa yang mereka pakai untuk penerangan dalam perjalanan itu ?

Kebetulan malam itu suara guruh atau guntur bergemuruh. Juga malam itu petir sesekali menyambar. Allah bercerita, ternyata mereka menggunakan sinar petir yang sesaat bersinar itu untuk perjalanan mereka. Mereka tidak mau mencari kayu dan membakarnya untuk dijadikan obor, namun mereka lebih senanng memakai sinar kilat, yang kilat itu saat menyembar bisa saja menghabisi mereka.

Itulah gambaran orang muslim yang tak mau memakai ayat-ayat Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Mereka seharusnya memperbesar pengetahuan mereka tentang ayat dengan cara mempelajari semua isi Al-Qur’an. Sayangnya mereka senang memilih kesenangan dalam kehidupan ini yang hanya sesaat dan membahayakan laksana sinar petir.

========================

12. *Tanya :* 

Saya mau bertanya tentang ayat 26 dari surat Albaqarah. Apakah makna dari perumpamaan nyamuk yang ada di ayat ini ?

*Jawaban :* 

Allah bercerita di ayat ini bahwa apa yang digambarkan oleh Allah di dalam Al-Quran itu sering berkisar tentang kehidupan dunia yang dikerjakan oleh manusia sehari-hari. Karena itu ayat-ayat itu sering disepelekan oleh manusia seperti mereka sering menyepelekan nyamuk yang lewat. Seakan akan tidak ada manfaatnya sama sekali.

Orang yg beriman akan mengatakan Bahwa Al-Qur’an itu sesuatu yang haq, kebenaran yang betul-betul akan memunculkan kebaikan bagi setiap manusia. Quran itu hak, bukan sebuah kebohongan.

======================

13. *Tanya :*

Bagaiman orang yg hanya baca quran arabnya saja, tidak ngerti artinya ?

*Jawaban :*

Seorang muslim pasti paham bahwa Al-Qur’an itu petunjuk hidup dari Allah untuknya. Ia diberi petunjuk oleh Allah, namun dalam kehidupan sehari-hari kebanyakan dari kaum muslimin senang dengan hanya membaca teks arabnya walau tidak paham isinya.

Mari kita perhatikan QS 62 (Jumu'ah) ayat 5: Perumpamaan orang yg dipikulkan kepada mereka kitab2 Allah, kemudian kok tidak memahaminya. Ada orang bawa buku, tetapi tidak berusaha untuk memahaminya. Seperti apa? Ayat ini menjelaskan seperti Keledai yang membawa kitab2. Sungguh ini sebuah perumpamaan yang menghantam ke hati. 

Allah menyindir orang bani Israil, tapi kenanya ke kita. Kita seperti ini apa tidak? Dulu orang yg Allah beri taurat. Taurat itu dibaca hanya untuk dicari pahalanya, tidak mau tahu isinya. Seperti keledai bawa kitab. Mudah-mudahan ayat ayat ini menyadarkan kita semua.

==============

14. *Tanya :* 

Pada surat Al-Baqarah ayat 22 . Bumi sebagai hamparan, air hujan ... dst kemudian Allah memberikan nasehat janganlah membuat sekutu bagiku. Apa maksudnya ?

Jawab :

Mundur ayat 2 smpai 20 dulu. Allah itu bercerita. 

Orang yg disodori Quran :

- ada yang menerima penuh seluruh Al-Qur’an itu dan ia mau mempelajari semua isinya (Ayat 2-5)

- Lalu ada yang  menolak sama sekali, ayat 6-7. (Orang ke 2)

- Ada yang disodori quran, dia menerima dan paham bahwa  Al-Qur’an itu penting, tetapi ia tidak mau belajar (ayat 8-20)

Ini latar belakangnya dulu.Ini penting sekali.

Lalu pada ayat 21 Allah berbicara : Hei kamu semua, ayolah taatlah kepada Allah dengan serius. Serahkan dirimu. Ketika kita bertanya Mengapa saya harus taat kepadamu?

Kamu bercanda? Siap yg menciptakan kamu? menciptakan orang2 sebelum kamu? Apa tidak pantas Saya membuat buku panduan hidup seperti Al-Qur’an untukmu semua ? Apa tidak pantas saya menyuruh kamu belajar Quran itu? 

Pantaskah Allah membuat Qur'an untuk kita sebagai petunjuk hidup ? Pasti Pantas. Karena Allah yangg menciptakan kita. Allahpun menciptakan orang-orang sebelum kita. Jadi Allah lebih tahu tentang manusia daripada kita. Maka Allah ceritakan orang2 terdahulu kepada kita, biar kita belajar tentang kehidupan mereka.

Bukan hanya itu, Sayapun menciptakan bumi untukmu. Apa tidak pantes Saya nyuruh kamu belajar Quran, yg saya berikan kamu. Apa tidak pantas kamu taat sama Saya?

Saya menciptakan langit (atmisfir bumi) sebagai atap supaya batu-batu meteor tidak masuk bumi agar tidak mengenai kamu. Tidak pantaskah Saya sebagai pencipta ini memberikan kamu Qur'an? 

Saya menurunkan air dari langit, kalau tidak ada air hujan, air di bumi cuma ada air laut yang asin. Air murni saya sedot dari laut itu, dan saya turunkan jadi hujan sehingga memunculkan buah-buahan sebagai rejeki untuk kamu semua.

Saya hanya pesan satu saja. Jangan kamu buat disebelah saya ada sekutu, ada tandingan.

Jangan sampai kamu merasa ada yang bisa memberikan pedoman hidup kepada kamu selain dari saya. Jika Kamu diberi pedoman hidup oleh orang kemudian kamu terima. Itu namanya kamu menyekutukan Saya . Jangan menyekutukan Aku. Jangan pake pedoman selain Al Qur'an.

==================

15. *Komentar :* 

Ustadz, saya bisa merasakan ayat 22 itu pas sekali dengan ayat 8. Selama ini pemahaman saya terhadap ayat ini , menyukutukan Allah hanya membuat tandingan untuk yang disembah saja. Ternyata dalam mempelajari al quran/ petunjuk pun ada tandingannya  sehingga nyambung di ayat 8 , orang yg hanya percaya pd Allah dan hari akhir 1 dan 5, dan yg 2 3 4 tidak dikerjakan, itu dia menggunakan tandingan-tandingan Al Quran.

*Jawaban :*

Ya betul

================

16. *Tanya :* 

Di Ayat 10, Fiikulubiho marodum... Apakah penyakit ini bisa juga disamakan dengan keraguan?

Jawab : 

Pasti. Bahasa sederhananya, mari kita lihat surat Al Baqoroh ayat 2, menjelaskan bahwa ketika orang tidak ragu terhadap Quran (syarat orang mempelajari Quran, ia harustidak Ragu) Maka ketika belajar Quran dia pasti akan mendapatkan Petunjuk.

Ciri-ciri orang yang belajar Quran (ayat 3-4) :

a. Percaya pd yg ghoibnya berkembang, termasuk pd Allah

b. Sholatnya juga

c. Infaknya demikian juga

d. Percayanya pada Al-Qur’an semakin bagus.

e. Percaya hari akhirnya semakin bagus.

Lalu ada orang di ayat 8 bilang, cuma ngomong poin “a” dan “c”. Ini tanda apa? Tanda orang ini tidak belajar Qur'an. Bagi orang yan tidak belajar Qur'an apa yang terjadi? Hatinya ada penyakit. Semakin tidak belajar Quran semakin penyakit itu akan muncul.

===============

17. *Tanya :*

Pada ayat 23, saya belum paham. “...... dan jika kamu tersesat dalam keraguan...buatlah salah satu surat saja”. Kita ambil dari al fatihah, kita sudah tidak ragu lagi ? 

*Jawaban :*

Bukan.

Pedoman hidup itu adalah Al-Qur’an. Ketika orang itu tidak mau tau tentang quran, atau belajar Al-Qur’an hanya ngirit. Allah menyuruh, buatlah semisal Al-Qur’an atau pedoman hidup lain, 1 surat saja. (Bukan disuruh belajar 1 surat dan disampaikan). Bukan begitu.

Misal pelajaran Budi pekerti, silakan buat. Ajak semua penolongmu tapi jangan kamu ikutkan Allah, jangan ngambil ayat-ayat-Ku dalam membuat pelajaran budi pekerti itu. Buat saja kalau kamu bisa, pasti tidak akan berhasil.

=========

18. *Tanya :*

Pada Ayat 10, Allah menjelaskan orang-orang yang terkena penyakit (marodhun).

Bagaimana kita jangan sampai terkena penyakit  itu ? Apakah harus tasbih seperti di surat Al-A’laa?

*Jawaban :* 

Ya Betul. Tetapi , kalau hanya bertasbih saja tetapi tidak mau belajar Al Quran ya jadi masalah lagi. Pada surat  Al A'la, kita disuruh tasbih terus sehingga jiwanya bersih, lama2 mudah memahami Al quran

Juga orang disuruh sholat, lama-lama mudah memahami Quran ( QS 73 ayat 4-5)

Juga orang disuruh Infaq, mudah-mudahan mudah mempelajari Al Qur'an ( QS 2 : 261-269)

Juga orang disuruh puasa, mudah-mudahan mudah mempelajari Al-Qur’an ( QS 2 : 183-185)

Jadi ibadah2 yg kita lakukan akan membuat kita mudah memahami Al Qur'an.

ketika ada orang curhat: saya itu kok gundah galau begini2 ya? 

Silakan baca dzikir ini (kata yang dicurhati)

Apakah benar ? Dzikr itu hanya untuk membersihkan jiwa, untuk diisi pelajaran Qur'an. Kalo tidak diisi pelajaran Al-Qur’an, mustahil bisa menjadi lebih baik.

==============

19. *Tanya :* 

Ada beberapa kelompok masyarakat, suku-suku,  yg mungkin dalam perkembangannya terisolasi 

Dan kelompok ini sudah punya nilai2 yang tidak tertulis, bagaimana melihat fakta di lapangan, mereka yang terisolir ini? , mereka belum pernah lihat cahaya islam. 

Ayat 23 Alalh sudah menjamin keaslian dr al quran itu, bahwa smp akhir jamanoun kitab ini tdk akan ada yg bs ubah.

============

*Jawaban :* 

Menurut anda, kenapa ada orang di kedalaman punya nikai-nilai Islam padshal Islam belum masuk? 

Silakan lihat Surat 10 Yunus : Ayat 47.

Dan setiap umat (mempunyai) rasul. Maka apabila rasul mereka telah datang, diberlakukanlah hukum bagi mereka dengan adil dan (sedikit pun) tidak dizalimi.

Tiap2 umat ada rasul. Jadi kalo mereka kedatangan Islam, nilai-nilai Islam sudah di dalam. Ayat ini berlaku. Pasti Duluada rasul disitu.

Seandainya ada orang bertanya, bagaimana kalau di suatu tempat belum ada rasul yang datang, 

lha apa mereka disalahkan dalam menghadaoi masalaah kalo salah.

Lihat surat 17 ayat 15. 

“....Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, tetapi Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang rasul”

Ini yang perlu digaris bawahi. Kalo yg kita persoalkan mereka berbuat buruk.

Ini sindiran untuk kita umat Islam, kenapa kita tidak berdakwah sehingga orang itu akan kenal Allah.

===============


Forum Kajian Ayat 

KAJIAN AYAT-AYAT AL-QUR'AN
SELAMA RAMADHAN
(HABIS SUBUH)
=====================
VIA ZOOM
👇
https://us06web.zoom.us/j/7016978126?pwd=VUgxdDZFeDB4ZXRQMEJRbHJ0cUZadz09
=====================
Jika anda belum berminat
Tolong bantu share ke sesama
(group atau japri)
Siapa tahu mereka ingin gabung

======================

Kajian Via Zoom Rutin  di link yang Sama

Selasa @13.00

Rabu @13.00 ( Khusus Wanita )

Jum'at @15.30

Sabtu @13.00

Ahad @02.30


MEETING ID : 701 697 8126

PASSCODE : cintaquran


#forumkajianayat #pemburupetunjuk



Komentar

Postingan Populer